Jumat, 05 November 2010

Profesi Kependidikan

Nama : Arif Wicaksono
NPM : 09330049
Kelas : Fisika-3B
Mata kuliah : Profesi Kependidikan
Pengampu : Suhendri, S. Pd

..Soal dan jawaban..
1. Jelaskan hakekat profesi kependidikan secara universal..?
Jawab:
Seiring dengan Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yg semakin pesat untuk menghadapi era globalisasi. Maka kita dituntut untuk menguasai berbagai disiplin ilmu agar tidak tertinggal dengan negara lain. Sehingga harus ada seseorang dengan spesialisasi kemampuan untuk mengajar berbagai disiplin ilmu tersebut dan salah satunya adalah guru.
Dengan spesialisasi tugas guru dalam bidang kependidikan pada umumnya dan tugas pembelajaran pada khususnya, diharapakan tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal untuk bisa bersaing di era globalisasi. Implikasi dari peran guru yang strategis dalam bidang pendidikan pada umumnya dan bidang pengajaran pada khususnya, maka guru sebagai suatu profesi menunut bagi penyandangnya untuk memiliki berbagai macam kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan dan kepribadian yang mantap sebagai prasyarat bagi performansinya.
Kependidikan disini adalah anggota masyarakat yg mengabdikan diri dlm penyelenggaraan pendidikan (UU No 2 thn 1989). Atau, orang-orang yang berkecimpung dengan peserta didik dan peduli dengan masalah-masalah kependidikan serta meiliki tugas dan wewenang tertentu dibidang kependidikan sesuai dengan peraturan yang berlaku (Peraturan pemerintah No.38/1992 tentang tenaga kependidikan).
Dengan demikian hakikat profesi kependidikan secara universal adalah guru sebagai suatu profesi kependidikkan adalah seorang guru yang telah memenuhi syarat-syarat profesi kependidikan guna melakukan tugasnya secara profesional sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.
Sumber jawaban :
1. Sutomo. dkk. 1998. Profesi Kependidikan. Ikip Semarang Press. Semarang.
2. Blog pada Http//www.wordpress.Com , Posted: 10 April 2010 by Bakti Waluyo.

2. Sebutkan syarat-syarat profesi dalam ruang lingkup pendidikan berdasarkan pendapat para ahli, beserta contoh konkritnya ..?
Jawab:
Syarat-syarat suatu profesi menurut Moore dalam Sutisna 1983, dalam Sutomo, 1988 : 3 adalah :
1) Seorang profesional mengunakan waktu penuh untuk menjalankan pekerjaan.
Contoh : seorang guru pada saat jam pelajaran maka ia akan mengajar sesuai dengan ketentuan jam pelajaran yang telah ditentukan oleh sebuah insatalansi pendidikan temmpat ia mengajar.
2) Ia terikat oleh suatu pangilan hidup, dan dalam hal ini ia memerlukan pekerjaannya sebagai seperangkat norma kepatuhan dan perilaku.
Contohnya: seorang yang menyandang profesi guru itu dilandasi oleh panggilan jiwa untuk menjadi tenaga pendidik, sehingga dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan sesuai dengan kode etik profesi kependidikan.
3) Ia anggota organisasi profesional yang formal.
Contoh: guru tergabung dalam suatu intalansi pendidikan resmi seperti PGRI ( persatuan guru republik indonesia ).
4) Ia menguasai pengetahuan yg berguna dan keterampilan atas dasar latihan spesialisasi / pendidikan yang sangat khusus
Contoh : seorang guru harus memenuhi syarat-syarat menjadi tenaga pendidik melalui pendidikan khusus kependidikan, misal: harus menyelesaikan Program S1 kependidikan dan proses sertifikasi Guru.
5) Ia terikat oleh syarat-syarat kompetensi, kesadaran prestasi dan pengabdian.
Contoh : seorang guru harus mempunyai 4 kompetensi diantaranya: kompetensi Paedagogig, sosial, personal dan profesional. Dan mengabdi terlebih dahulu sebelum diangkat menjadi PNS.
6) Ia memperoleh otonomi berdasarkan spesialisasi teknis yg tinggi.
Contoh: seorang guru mempunyai hak untuk menyampaikan materi kepada muridnya menggunakan metode dan media pembelajaran dalam kelas. Misal : menggunakan metode diskusi dengan bantuan media Lcd Proyektor untuk Presentasi Kelompok.
Sedangkan menurut Hoyle, (dalam Dedi supriadi, 1997) merupakan salah satu versi tentang ciri-ciri pkok suatu profesi walaupun tidak sepenuhnya dapat sesuai dengan kebutuhan, dan kondisi kita yaitu:
1. Fungsi signifikan sosial; suatu profesi merupakan suatu pekerjaan yang memiliki fungsi dan signifikansi sosial yang benar.
2. Keterampilan; untuk mewujudkan fungsi ini dituntut derajat keterampilan tertentu.
3. Proses pemerolehan ketrampilan tersebut bukan hanya dilakukan secara rutin, melainkan sifat pemecahan masalah atau penanganan situasi krisis yang menuntut pemecahan.
4. Batang tubuh ilmu; suatu profesi didasarkan pada suatu disiplin ilmu yang jelas, sistematis dan ekplisit.
5. Masa pendidikan; upaya mempelajari dan menguasai batang tubuh ilmu dan keterampilan-keterampilan tersebut membutuhkan masa latihan yang sama, bertahun-tahun, dan tidak cukup hanya beberapa minggu atau bulan. Hal ini dilakukan sampai tingkat perguruan tinggi.
6. Sosialisasi nilai-nilai profesional; proses pendidikan tersebut juga merupakan wahana untuk sosialisasi nilai-nilai profesional dikalangan para siswa/mahasiswa.
7. Kode etik; dalam memberikan pelayanan kepada client, seorang profesional berpegang teguh kepada kode etik yang pelaksanaannya dikontrol oleh organisasi profesi. Setiap pelanggaran terhadap kode etik dapat dikenakan sanksi.
8. Kebebasan untuk memberikan judgment-nya; anggota suatu profesi mempunyai suatu kebebasan untuk menetapkan judgment-nya sendiri dalam menghadapi atau memecahkan sesuatu dalam lingkup kerjanya.
9. Tanggung jawab profesional dan otonomi; komitmen suatu profesi adalah klien dan masyarakat. Tanggung jawab profesi harus diabdikan kepada mereka. Oleh karena itu, praktek profesional itu otonom dari campur tangan pihak luar.

Sumber Jawaban :
1. Sutomo. dkk. 1998. Profesi Kependidikan. Ikip Semarang Press: Semarang.
2. Blog pada Http//www.wordpress.Com , Posted: 10 April 2010 by Bakti Waluyo.




3. Sebutkan 10 kompetensi Guru dan masing-masing berikan contohnya ..?

Jawab:
Kompetensi guru yang telah dibakukan oleh dirjen dikdasmen depdisnas (1999) adalah sebagai berikut:
1. Mengembangkan kepribadian. Contoh: mengembangkan pribadi yang baik sebagai suri tauladan bagi muridnya.
2. Menguasai landasan kependidikan. Contoh : mengetahui dasar hukum kependidikan. Misal : UU Nomor 20 Th.2003, pasal 1 ayat 5 tentang SISDIKNAS.
3. Mengusai bahan pelajaran. Contoh: memperdalam materi sebelum diajarkan.
4. Menyusun program pengajaran. Contoh: membuat RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran)
5. Melaksanakan program pengajaran. Contoh : Melaksanakan KBM.
6. Menilai hasil dalam PBM yang telah dilaksanakan. Contoh: menilai tugas siswa secara individu.
7. Menyelenggarakan penelitian sederhana untuk keperluan pengajaran: contoh: melakukan pengamatan sel dengan mikroskop.
8. Menyelenggarakan program bimbingan. Contoh : bimbingan konseling.
9. Berinteraksi dengan sejawat dan masyarakat. Contoh: mengikuti kajian rutin di masyarakat.
10. Mennyelenggarakan administrasi sekolah : melakukan administrasi keuangan ataupun evaluasi sebagai laporan pertanggung jawaban guru terhadap sekolah.

Sumber jawaban:
1. Prof.dr. hamzah B. Uno, M. Pd.2009. Profesi Kependidikan.Jakarta: Bumi aksara.


4. Sebutkan implikasi peran guru disekolah dan berikan contoh dalam ruangan kelas secara khusus..?
Jawab:
Implikasi peran guru disekolah antara lain:
1. Peran Guru untuk membantu perkembangan siswa, meliputi :
a. Pemimpin belajar
b. Petugas bimbingan Konseling
2. Peran Guru dalam membimbing hubungan :
a. Mediator budaya
b. berhubungan dgn masyarakat
3. Peran Guru dalam membuat program :
a. Anggota Staf sekolah
b. Anggota Profesi.
Peranan-2 tsb memfocuskan pada tanggung jawab guru dalam proses belajar mengajar yang terjadi di sekolahan..
Ditinjau dari dimensi aktivitas pendidikan/pembelajaran yaitu :
Guru Mendidik, membelajarkan, memberdayakan dan membudayakan, membimbing, mengelola kurikulum, mengelola kelas, memimpin, nara sumber/informator, korektor, inspirator, kreator, organisator, motivator, inisiator, demonstrator, mediator, supervisor dan evaluator. Contoh Peran Guru di kelas Secara Khusus adalah Memberi pelajaran atau mengajar materi kepada siswa sesuai dengan silabus dan RPP. Dimana guru sebagai fasilitator, designer education and partnership of student in process education.
Sumber jawaban : Sutomo. dkk. 1998. Profesi Kependidikan. Ikip Semarang Press: Semarang

2 komentar:

Lili Soleha mengatakan...

Makasih ya...

Dewi Pratiwi Sa'adon mengatakan...

hmmm.. blognya bermanfaat banget buat mahasiswa :)

Poskan Komentar

Tinggalkan Pesan Anda

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host